Kata-kata undangan adalah hal pertama yang dibaca tamu sebelum mereka melihat tanggal dan lokasi acara. Kalimat yang tepat membuat undangan terasa hangat, sopan, dan mencerminkan kepribadian kedua mempelai.
Berikut kumpulan contoh kata-kata undangan pernikahan yang bisa langsung Anda salin, lalu sesuaikan dengan nama, keluarga, dan suasana acara Anda.
Susunan kata-kata undangan pernikahan
Sebelum memilih contoh, kenali dulu bagian-bagian yang biasanya ada di undangan:
- Pembuka — salam dan, bila diinginkan, kutipan ayat atau kalimat bijak.
- Isi — maksud mengundang, nama kedua mempelai, dan nama orang tua.
- Keterangan acara — hari, tanggal, waktu, dan tempat akad maupun resepsi.
- Penutup — harapan atas kehadiran dan doa restu, diikuti nama yang mengundang.
Contoh kata-kata undangan pernikahan islami
Pembuka
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tenteram kepadanya." (QS. Ar-Rum: 21)
Isi
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada acara pernikahan kami.
Penutup
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Contoh kata-kata undangan pernikahan formal
Pembuka
Dengan penuh rasa syukur, kami bermaksud menyampaikan kabar bahagia atas pernikahan putra-putri kami.
Isi
Kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i pada acara pernikahan yang akan diselenggarakan pada:
Penutup
Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Contoh kata-kata undangan pernikahan santai
Cocok untuk undangan yang dibagikan ke teman dan rekan sebaya.
Pembuka
Setelah sekian lama, akhirnya kami memutuskan untuk melangkah bersama.
Isi
Hari bahagia kami akan terasa lebih lengkap dengan kehadiranmu. Datang, ya!
Penutup
Sampai jumpa di hari bahagia kami. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan kami.
Contoh kata-kata permohonan maaf untuk tamu yang tidak diundang langsung
Pada undangan digital, kalimat berikut sering dipakai bagi kerabat yang hanya menerima tautan:
Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan nama maupun gelar. Karena keterbatasan jarak dan waktu, kami mohon maaf tidak dapat menyampaikan undangan ini secara langsung.
Tips menulis kata-kata undangan
- Sesuaikan dengan tamu. Gunakan kalimat formal untuk keluarga besar dan rekan kerja, kalimat santai untuk teman dekat.
- Periksa ejaan nama dan gelar. Kesalahan nama adalah hal yang paling sering membuat tidak enak hati.
- Jangan terlalu panjang. Tamu umumnya membaca undangan di ponsel; tiga sampai empat kalimat di setiap bagian sudah cukup.
- Cantumkan informasi yang jelas. Hari, tanggal, jam, dan alamat lengkap dengan peta jauh lebih penting daripada kalimat yang indah.
Pakai langsung di undangan digital
Di Kisarla, kalimat pembuka, kutipan, dan penutup sudah tersedia sebagai teks bawaan — tinggal tekan Pakai teks contoh, lalu sunting sesuai keinginan. Nama tamu juga bisa tampil personal di setiap tautan yang Anda bagikan lewat WhatsApp.
Pertanyaan yang sering diajukan
Umumnya terdiri dari pembuka (salam atau kutipan), isi (maksud mengundang, nama mempelai dan orang tua), keterangan acara (hari, tanggal, waktu, tempat), dan penutup (harapan kehadiran dan doa restu).
Yang paling sering dipakai adalah QS. Ar-Rum ayat 21 tentang diciptakannya pasangan hidup agar manusia merasa tenteram.
Isinya sama, hanya saja undangan digital biasanya lebih ringkas karena dibaca di ponsel, dan sering ditambah kalimat permohonan maaf karena tidak diantar langsung.